KOMUNIKASI DAN MISKOMUNIKASI


KOMUNIKASI DAN MISKOMUNIKASI


     Asalammualaikum, teman-teman!

Sampurasun, kumaha kabarna? Insyallah dalam keadaan sehat ya, baiklah pertama-tama aku ingin memperkenalkan diri dulu dengan diawali sebuah pantun.
Kalau Kota Bandung menjadi tujuan, Marilah kita seiring sejalan
Begitu yang saya maksudkan, bolehlah kita saling kenalan.
Oke kenalkan nama saya Vauliadini Assyifa saya berasal dari Kota Tanjungpinang, saya adalah salah satu mahasiswa baru di ITENAS angkatan 2019. Pada kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan sedikit mengenai apa itu komunikasi dan miskomunikasi, saya yakin yang sedang membaca blog ini sudah mengetahui lebih dulu apa itu komunikasi dan miskomunikasi karena kata-kata ini sering banget kita peragakan dalam kehidupan sehari-hari, tapi gak ada salahnya untuk membaca kembali mengenai komunikasi dan miskomunikasi dari blog yang saya buat ini agar kalian lebih mengetahui apasih itu komunikasi dan miskomunikasi? 

KOMUNIKASI





Menurut sumber resmi
   
    Komunikasi adalah suatu proses penyampayain informasi (pesan,ide,gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada Umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apalagi tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gesture tubuh, menunjukan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu, cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
(sumber: Wikipedia)

DAVID K. BERLO

     Dalam buku pengantar ilmu komunikasi karangan prof. Dr. Hafied cangara, M. Sc dikatakan bahwa Dafid K.Berlo mendefinisikan komunikasi sebagai instrument dari interaksi social, yang berguna untuk mengetahui dan memprediksi sikap orang lain, serta mengetahui keberadaan diri sendiri. Dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan keseimbangan dalam masyarakat.
(sumber: para ahli)

KOMPONEN

    Terdapat komponen-komponen dalam komunikasi
Pengirim atau komunikator adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada penerima,
Penerima adalah pihak yang mengirim pesan dari pengirim atau komunikator,
Pesan adalah komponen yang akan disampaikan ,
Umpan balik adalah komponen yang berupa tanggapan dari penerima pesan,
Saluran adalah media pengirim dan penerima dalam melakukan komunikasi.

 JENIS-JENIS KOMUNIKASI

 a. Komunikasi verbal 

      Komunikasi Verbal adalah komunikasi Lisan yang disampaikan melalui kata-kata yang diucapkan seperti pidato, presentasi, diskusi dan dialog tatap muka. Dalam komunikasi Verbal ini, pengirim informasi berbagi pemikirannya dalam bentuk kata-kata. Nada pembicara dan kualitas kata yang digunakan memainkan peranan yang sangat penting dalam komunikasi verbal. Dalam penyampaiannya, pembicara harus menggunakan suara yang keras atau nada yang lebih tinggi dan isi atau konten informasi yang jelas agar si penerima informasi dapat dengan jelas memahami apa yang ingin disampaikan oleh si pengirim informasi sehingga tidak menimbulkan kebingungan dan kesalahpahaman.

b. Komunikasi non-verbal

    Komunikasi Non-Verbal ini meliputi bahasa tubuh (body languange), gerak tubuh (gesture), ekspresi wajah (facial expression) dan bentuk tubuh (posture). Dengan kata lain, si pengirim informasi tidak menggunakan kata-kata dalam menyampaikan sesuatu yang diinginkannya namun dengan menggunakan bahasa tubuh atau ekspresi wajah dan gerak tubuh tertentu untuk mengirimkan informasi yang ingin disampaikannya. Kadang-kadang, bahasa tubuh atau ekspresi wajah atau gerak tubuh tersebut terjadi secara tidak sengaja, contohnya seperti berkeringat saat ketakutan atau pipinya merah saat merasa malu.
Sebagai contoh, pada saat kita ingin menyampaikan suatu pesan ketidaksenangan dalam suatu perintah dari atasan dalam rapat namun kita tidak berani menolaknya dengan kata-kata, biasanya kita akan menampilkan ekspresi wajah yang tidak senang atau mengeleng-gelengkan kepala. Contoh lainnya seperti sakit kepala, kita akan meletakan tangan di kening kita untuk menandakan ketidaknyamanan kepala kita, ini juga merupakan salah satu dari bentuk komunikasi non-verbal.

c. Komunikasi Tertulis (Written Communication)

Komunikasi Tertulis atau written communication adalah proses penyampaian informasi dengan menggunakan berbagai tanda, simbol, gambar dan tipografi. Informasi atau pesan yang ingin disampaikan tersebut dapat dicetak ataupun ditulis dengan tulisan tangan. Komunikasi tertulis ini sangat penting untuk mengkomunikasikan informasi yang rumit seperti Statistik dan data-data penting lainnya yang tidak mudah untuk disampaikan melalui pidato atau dialog.  Komunikasi Tertulis ini memungkinkan informasi dicatat sehingga dapat dijadikan referensi atau rujukan di kemudian hari dan hasil dari komunikasi tertulis ini juga dapat dibahas berulang kali. Ada juga menyebutkan komunikasi tertulis ini sebagai Komunikasi Visual (Visual Communication).

Komunikasi Tertulis atau Written Communication ini harus ringkas dan jelas agar dapat mengkomunikasikannya secara efektif. Laporan tertulis yang bagus dan benar adalah menggunakan tata bahasa yang tepat dan tidak menggunakan kata-kata yang berlebihan atau kata-kata yang tidak berbobot (bertele-tele) sehingga dapat benar-benar menyampaikan informasi yang diperlukan.
(https://ilmumanajemenindustri.com/jenis-jenis-komunikasi-verbal-non-verbal-tertulis/ )

MISKOMUNIKASI

Bahasa, Miskomunikasi dan Konflik

mis-komunikasi yaitu kesalahpahaman komunikasi antara pemberi pesan dan penerima pesan. Mis-komunikasi ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya faktor pengetahuan dan bahasa. Artinya, orang-orang yang memiliki latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan bahasa yang sama, akan lebih mudah mencapai kesamaan persepsi.
Selain hal-hal tersebut, faktor penyebab terjadinya mis-komunikasi adalah penerima pesan salah mengartikan apa yang dikatakan oleh pemberi pesan. Sehingga yang sering terjadi adalah seorang pemberi pesan memiliki maksud tersendiri dalam menyampaikan pesannya, namun sang penerima pesan juga mempunyai maksud yang lain dalam benaknya. Inilah yang menyebabkan terjadinya mis-komunikasi antar kedua belah pihak.
(sumber: https://mochakbarnur893.wordpress.com/2011/10/11/definisi-miskomunikasi/)

Komunikasi menurut pemahaman saya pribadi

     Menurut saya, komunikasi dapat diartikan sebagai usaha seseorang dalam menyampaikan serta mendapatkan informasi dengan menggunakan media tulisan maupun lisan. Tujuannya untuk mengetahui cara pandang seseorang, menyamakan makna, menjaga hubungan antar manusia serta menghindari adanya miskomunikasi kesalapahaman. Pertukaran informasi yang dilakukan dengan media yang tak terbatas agar mencapai tujuan yang tidak diinginkan juga termasuk arti dari komunikasi, media yang dimaksud disini bisa berupa mata, gambar, mimik wajah, bahkan belaian tangan dianggap termasuk media komunikasi.  

Miskomunikasi menurut pemahaman saya pribadi

      Miskomunikasi dapat dikatakan sebagai kesalahan pengertian dalam menangkap makna dari apa yang disampaikan oleh komunikator. Selain itu miskomunikasi juga dikarenakan oleh keterlambatan dalam menerima informasi karna tidak fokusnya seseorang saat sedang menerima informasi sehingga terjadi respon yang berlawanan.

    Penyebab miskomunikasi
-Adanya perbedaan pendapat ketika berkomunikasi
-adanya perbedaan persepsi
-adanya perbedaan bahasam
-minimnya pengetahuan mengenai topic yang dibahas dalam suatu pembicaraan.

    Cara mengatasi miskomunikasi
-Memahami setiap topik yang dibicarakan
-menghargai pendapat komunikator.


Okey gais cukup sekian informasi yang saya berikan semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua dan bisa menambah ilmu.yang sudah kalian dapat sebelumnya, mohon maap jika ada kata-kata saya yang kurang dimengerti sesungguhnya saya hanyalah manusia yang masih belajar dan pasti terdapat kesalahan didalamnya. terakhir saya mengucapkan wasalammualaikum wr.wb. 



                                                          ..................................


    

Komentar

Posting Komentar